Step by Step Mandi Wajib Haid

7 Kebiasaan di Kamar Mandi yang Berisiko Bagi Kesehatan, Jangan Abai!

Langkah-langkah dan niat mandi wajib haid perlu dipahami oleh para wanita, apalagi jika sudah mengalami haid. Kegiatan membersihkan diri yang satu ini tidak sama dengan mandi sehari-hari. Mandi wajib haid sama dengan mandi junub untuk menghilangkan hadas besar lainnya. Simak langkah-langkahnya berikut untuk mempraktikan secara runut.

  1. Membaca Niat Mandi Wajib Haid

Sebelum melakukan mandi wajib, tentu seseorang perlu membaca niat terkait dengan penyebab melakukan mandi tersebut. Hal ini juga berlaku ketika akan mandi wajib setelah selesai menstruasi. Bacaan niat yang diperlukan sedikit berbeda dengan niat mandi wajib karena hal lain seperti nifas.

Bacaan niat mandi wajib haid sangatlah pendek dan tidak sulit untuk dilafalkan. Seperti yang disebutkan pada sebuah kitab bernama Safinatun Najah, lafalnya adalah:

“Nawaitul ghusla li rof’il hadatsil akbari minal haidi fardol lillahi ta’ala”.

Pembacaan niat ini dilakukan sebelum pelaksanaan mandi wajib haid. Anda bisa membacanya sebelum memasuki kamar mandi.

  1. Membasuh Tangan Sebanyak 3 Kali

Setelah melafalkan niat mandi wajib haid, basuhlah tangan Anda sebanyak 3 kali. Gunakanlah air yang bersih dan bersihkan tangan dengan perlahan agar tidak ada kotoran atau najis yang tertinggal. Jangan asal menyiram air saja pada tangan, gosoklah pelan-pelan. Dengan begitu, kotoran yang menempel akan bisa terlepas bersama basuhan air.

  1. Membersihkan Kotoran yang Ada pada Tubuh

Setelah membasuh tangan sebanyak 3 kali, selanjutnya bersihkan bagian tubuh yang menjadi tempat keluarnya kotoran. Basuhlah dengan air sampai tidak ada kotoran yang menempel pada tubuh Anda. Lakukan secara pelan-pelan, tidak usah terburu-buru hingga melewatkan suatu bagian. Setelah dirasa bersih, pindah ke langkah yang selanjutnya.

  1. Membasuh Tangan Kembali Sebanyak 3 Kali

Setelah membersihkan kotoran tubuh, cuci kembali tangan sebanyak 3 kali. Hal ini untuk dapat menghilangkan kotoran pada tangan yang mungkin saja menempel pada saat pembersihan tadi. Gunakan air yang bersih agar hadas bisa hilang.

  1. Berwudhu

Langkah yang selanjutnya adalah mengambil air wudhu. Lakukan tahapan berwudhu seperti saat akan melaksanakan sholat. Tidak ada langkah yang berbeda pada wudhu untuk mandi wajib setelah haid. Gunakan air yang suci dan menyucikan.

  1. Basahi/Seka Pangkal Rambut

Berikutnya, basahi telapak tangan Anda dengan air bersih. Setelah itu, gunakan telapak tangan yang basah tersebut untuk menyeka pangkal rambut atau kulit kepala. Lakukan hal ini dengan merata.

  1. Basahi Kepala Keseluruhan

Setelah melakukan penyekaan kulit kepala dan pangkal rambut dengan telapak tangan, basahi kepala Anda. Lakukan hal ini secara menyeluruh dengan membasuh menggunakan air. Pastikan air mengguyur keseluruhan rambut dan kepala Anda. Anda bisa melakukannya sebanyak 3 kali.

  1. Basuh Tubuh secara Menyeluruh

Nah, langkah berikutnya adalah basuh tubuh secara menyeluruh. Bisa dibilang, langkah ini adalah inti dari mandi. Anda bisa menyiramkan dari ujung kepala hingga ke ujung kaki Anda. Mulailah pada bagian kanan tubuh terlebih dahulu. Setelah itu, siram pula bagian tubuh di sebelah kanan. Gunakan air bersih sama seperti pada langkah-langkah sebelumnya.

Nah, itu tadi adalah tahapan melaksanakan mandi wajib termasuk di dalamnya pembacaan niat mandi wajib haid. Anda perlu mempelajari hal ini untuk diri sendiri ketika telah mengalami menstruasi. Selain itu, Anda juga bisa membagi ilmu yang Anda miliki dengan kerabat, teman dekat, atau orang lain yang belum mengetahuinya.